Kamis, 17 Juni 2010

NASA Ingatkan Badai Meteor Terbesar Dekade Ini Terjadi 2011


TEMPO Interaktif, London - Satelit-satelit seperti Hubble Space Telescope dan Stasiun Luar Angkasa Internasional menghadapi ancaman badai meteor yang diperkirakan terkuat dalam satu dekade ini.

Hubble Space Telescope adalah teleskop luar angkasa yang dibawa ke antariksa oleh pesawat luar angkasa pada April 1990. Teleskop tersebut mengambil nama astronom Amerika Edwin Hubble.

Para astronom di Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memperkirakan badai meteor yang bakal terjadi selama tujuh jam tahun depan bisa menghantam satelit di luar angkasa dan merusak peralatan elektronik di dalam satelit tersebut.

Para ilmuwan NASA mengatakan badai yang berisi puing-puing komet tersebut akan menghasilkan pemandangan spektakuler bagi orang-orang yang suka melihat bintang di angkasa.

NASA mengatakan badai yang melewati orbit bumi di sekitar matahari setiap Oktober datang dari hujan meteor yang disebut Draconids. Nama Draconids diambil karena meteor-meteor tersebut mengalir dari arah peta bintang Draco. Hujan tersebut juga diberi nama Giacobinids karena mengambil nama dari komet yang melempar mereka, Giacobini-Zinner.

Para ilmuwan di NASA mengaku belum tahu seberapa serius dampak dari badai tersebut. Tetapi para operator pesawat-pesawat luar angkasa telah diberitahu agar mengembangkan mekanisme pertahanan diri.

NASA pun saat ini sedang mempertimbangkan untuk memindahkan stasiun luar angkasa internasional dan Hubble Space Telescope ke wilayah yang kemungkinan tidak terkena badai.

Perjalanan luar angkasa juga bisa dilarang sampai ancaman badai meteor tersebut berakhir.

Selain ancaman fisik ketika badai menghantam secara langsung, gelombang medan listrik statik dari badai tersebut bisa membakar peralatan elektronik yang vital.

Intensitas badai biasanya rendah tiap tahun, tetapi bisa meningkat secara drastis setiap 13 tahun ketika bumi melewati wilayah terpadat dalam aliran tersebut.

Intensitas tertinggi terjadi pada 1933 ketika badai mengeluarkan 54 ribu meteor per jam. Sementara, pada 1946, tercatat 10 ribu meteor.

Jumlah meteor terbanyak dalam badai tersebut pada 1998 mencapai ratusan setiap jam.

Dr William Cooke dari Meteoroid Environment Office NASA di Alabama mengatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghindari masalah akibat badai tersebut.

Menurut prediksi dari program komputer COoke menyimpulkan ratusan meteor per jam bisa terlihat dari bumi pada 8 Oktober tahun depan.

“Sebelumnya, kami tidak mengetahui apa yang terjadi. Kini kami bisa merasa lebih lega,” ujar Cooke. “Kami sudah bekerja sama dengan program-program NASA (lainnya) untuk mengatasi risiko terhadap pesawat luar angkasa.”

TELEGRAPH| KODRAT SETIAWAN

Selasa, 15 Juni 2010

5 Tips Bloging


Anda blogger sibuk? Punya banyak blog yang dalam mengelolanya nyaris menghabiskan seluruh waktu anda tiap hari? Belum lagi anda perlu blogwalking, beritakan kepada kawan-kawan di facebook, dan lainnya.

Padahal saya yakin tidak hanya online saja kegiatan anda. Anda mungkin punya pekerjaan offline yang perlu dijalankan saban hari seperti Mr Mung misal yang berprofesi sebagai guru di SMPN 1 Kaliwungu Kab Semarang.

Lalu bagaimana solusinya? Tips berikut semoga membantu anda agar bisa memanfaatkan waktu lebih efektif saat blogging ria.

  1. Tetapkan waktu blogging. Berapa waktu yang anda luangkan untuk blogging tiap harinya? Satu, dua jam atau berapa? Anda bisa atur waktunya sesuai kegiatan anda sehari-hari. Kalau memang anda punya banyak blog, anda bisa atur jadwal kelola tiap blog bergantian. Hari senin jadwal untuk blog A mungkin, hari selasa untuk blog B, dst.
  2. Tetapkan prioritas. Dari kegiatan blogging anda, apa yang hendak anda jadikan prioritas? Silakan tetapkan prioritas sesuai kebutuhan anda. Mungkin silaturahim via blogwalking, isi posting, atau jawab komen?
  3. Anda bisa cicil aktivitas blogging. Umpama anda tengah menanti teman yang janjian ketemu namun belum datang juga, anda bisa manfaatkan itu untuk mencicil aktivitas blogging anda. Misalnya, kalau anda sedang tidak dalam keadaan online, anda bisa ketikkan terlebih dahulu draft tulisan anda. atau kalau seumpama anda sedang tidak bawa laptop, anda bisa tuliskan ide-ide calon postingan anda beserta rancangan isinya di kertas. Sehingga nantinya anda tinggal lanjutkan saja di laptop.
  4. 4. Buat posting berseri. Kalau tulisan yang anda buat terasa begitu panjang, anda bisa bagi tulisan itu ke dalam beberapa seri tulisan. Jadi, selain anda bisa “tabung” posting blog tersebut untuk beberapa hari ke depan, sekaligus akan membuat pengunjung kembali lagi karena penasaran membaca kelanjutannya. :)
  5. Cara cepat temukan ide posting. Kalau anda sedang bingung hendak menulis posting apa, ada cara cepat menemukan ide untuk menulis. Yaitu dengan membaca komentar-komentar di blog. Contohnya, seperti posting tentang mengamankan account yahoo mail yang berawal dari komentar Mas Wiwit dan Mas Thono.
Anda yang masih kebingungan mau menulis tentang apa, anda bisa temukan banyak ide dengan menelusuri komentar di blog ini.. :D

Bagaimana menurut anda? Mau menambahkan tips-tips lainnya atau berpendapat lain, silakan tuangkan di kotak komentar. Kalau untuk panduan lengkap blogging, jelas bisa anda dapatkan di rahasiablogging.com :)

Salam ACTION!

20 TIPS HIDUP BAHAGIA

Sebuah pesan untuk hidup bahagia yang sederhana namun penuh makna. Saya sepakat dengan kalimat tersebut. Sebuah ajakan bagi kita untuk mensyukuri segar-hijaunya rumput di halaman rumah sendiri.

Kira-kira apa yang bisa kita lakukan atau hal-hal apa yang membuat kita hidup bahagia setiap hari? Daftar tips berikut ini semoga bisa menjadi pengingat kita bersama sebagai upaya agar selalu berbahagia setiap hari.

  1. Bangun pagi-pagi. Bangun lebih awal dan berjanjilah untuk merayakan hari ini dengan tidak menyia-nyiakannya sedetikpun. Lihat cahaya mentari yang menyingsing di ujung timur sana. Seperti itu juga semangat bersinar di dada anda.
  2. Nikmati makan. Jangan tergesa-gesa. Cobalah sekali ini gigit dan kunyah pelah-pelan makanan anda. Dari tiap kunyahannya, rasakan betapa enak rasanya. Nikmat sekali bukan?
  3. ACTION-kan niat anda. Punya niat sekian lama yang tak kunjung terlaksana? ACTION-kan sekarang! Mungkin anda hendak mengunjungi sanak saudara yang sudah lama tak bersua; atau mungkin sudah lama berniat ingin mengajak jalan-jalan keluarga, ACTION-kan sekarang.
  4. Belajar positive thinking. Kalau anda rasa terlalu banyak dibelenggu oleh pikiran negatif, mulai sekarang coba belajarlah ber-positive thinking. Perasaaan kalau anda tidak bisa atau sering bersikap menyalahkan misal, gantilah dengan sisi positif. Perbanyak isi pikiran dengan solusi, solusi dan solusi. Kuatkan dengan kata-kata motivasi.
  5. Waktu jatuh cinta. Ingat bagaimana rasanya waktu anda jatuh cinta pertama kali pada pasangan anda? Coba ingat dan rasakan kembali… anda pasti jadi senyum-senyum sendiri. :D
  6. Tenanglah. Kalau tiap harinya biasanya anda diburu waktu, cobalah hari ini anda rileks. Hirup napas dalam-dalam. Lakukan apa yang anda suka dengan santai, tanpa ada lagi yang dirasa mengejar-ngejar anda.
  7. Tatap wajah anak-anak anda. Meski mungkin sekarang mereka sudah gede, coba sempatkan tatap wajah mereka dalam-dalam. Ingat bagaimana waktu mereka kecil, waktu mereka cium tangan pamit berangkat sekolah, saat mereka bisa berjalan pertama kali, dan momen-momen bahagia lainnya. Pasti anda akan teramat bersyukur dapat melihat pertumbuhan anak-anak anda dari kecil sampai besar seperti sekarang ini.
  8. Berbagilah. Temui orang-orang yang tak seberuntung anda. Cobalah bicara dengan mereka. Cari tahu bagaimana kehidupan sehari-hari mereka. Serta berbagilah dengan mereka. Anda pasti akan sangat bersyukur dengan keadaan anda sekarang.
  9. Belajar hal baru. Punya waktu luang lumayan panjang? Cobalah cari kegiatan baru yang bisa menambah keahlian anda. Bukan buat gagah-gagahan atau apa, tapi sebab anda memang dianugerahi kemampuan untuk terus meningkatkan diri.
  10. Cium tangan orangtua anda. Ingat betapa besar pengorbanan orangtua anda selama ini. Sedari anda kecil sampai tumbuh dewasa seperti sekarang. Bersyukurlah memiliki orangtua yang mencurahkan segenap rasa cinta dan kasih sayangnya pada anda. Tidak ada yang memiliki cinta sebesar mereka pada anda.
  11. Temui orang yang lebih tua. Selain orangtua anda pastinya, temui juga orang-orang yang lebih tua dari anda seperti guru anda misal. Silaturahmi yang anda jalin pasti akan bermanfaat besar. Anda bisa belajar banyak dari mereka.
  12. Tertawalah. Ingat kapan terakhir kali anda tertawa? Mungkin gara-gara kesibukan anda yang luar biasa dahsyat, anda bahkan sampai tak sempat untuk tersenyum. Coba cari bacaan atau tontonan yang bisa melemaskan urat syaraf anda dan TERTAWALAH lepas. :D
  13. Lakukan yang anda suka. Apa hobi anda? Apa kesukaan anda? Ayo lakukan sekarang. Anda sudah lama tidak melakukannya kan?
  14. Istirahat cukup. Agar anda punya energi cukup untuk menjalani hari anda yang menyenangkan, istirahatlah yang cukup. Ketika waktu tidur tiba, bergegaslah tempat tidur.
  15. Sapa. Bersikaplah ramah. Sapa orang yang anda temui. Iringi dengan senyuman.
  16. Kenalan. Perluas lingkungan sosialiasi anda. Perbanyak teman. Banyak teman, banyak rejeki!
  17. Senyumlah. Jangan malu-malu, senyumlah. Senyum membawa energi positif.
  18. Beri maaf. Beri maaf orang yang berbuat salah pada anda. Jangan buat hidup anda terbebani oleh dendam.
  19. Habis gelap pasti terang. Dalam hidup pasti ada hal-hal yang tak anda inginkan menghampiri kehidupan anda. Mungkin baru saja anda kehilangan pekerjaan anda, atau bisnis anda sedang suram, atau mungkin anda kehilangan orang terkasih. Belajarlah untuk menerimanya. Ini bagian dari hidup. Ikhlaskan. Selepas itu, kembali tegaklah berdiri. ACTION harus terus berlanjut!
  20. Doa. Panjatkan doa sepenuh hati. Segala macam ujian yang anda hadapi, serahkanlah pada-Nya. Tuhan tidak pernah tidur…

Sama sekali tidak ada niat saya untuk menggurui anda semua. Tips di atas dimaksudkan sebagai pengingat kita bersama. Silakan anda kurangi atau tambahkan sesuai kecocokan hati anda. Tips lain boleh juga anda tambahkan dalam kotak komentar di bawah agar kita bisa belajar bersama untuk selalu hidup bahagia.

Salam ACTION!

KEKUATAN KATA-KATA DALAM MERUBAH HIDUP


Berapa Kata yang anda ucapkan dalam 1 harinya ?

saya yakin ratusan hingga ribuan kata, tapi apakah anda tahu bahwa kata-kata merupakan salah satu hal yang bisa mempengaruhi kesuksesan anda!

bahkan di katakan oleh Tung Desem Waringin “5 menit anda berbicara saya akan tahu nasib anda 30 tahun mendatang” , ya itu benar! secara ilmiah pernyataan itu masuk akal,

apapun yang anda lakukan saat ini, seberapa keras anda berusaha namun jika kata-kata yang anda ucapkan tidak mendukung maka semua itu akan menjadi sia-sia, SEGERA BACA ARTIKEL INI LEBIH LANJUT!!

yang mana anda pilih :

1. Bisa Tapi sulit

2. Sulit Tapi Bisa

menurut anda yang mana lebih bagus anda ucapkan, apakah kata nomer 1 atau yang nomer 2 ??

YA! yang nomer 2 “sulit tapi bisa” lebih memberdayakan kita…

saya pernah membaca 1 komentar mengatakan “apa pentingnya cara berbicara yang penting action jangan cuma belajar ngomong”. saya kurang setuju dengan komentar tersebut karena jika kita ingin melakukan yang terbaik kita juga harus memperhatikan segala hal yang ada pada diri kita, baik itu cara berpakaian maupun cara berbicara kita. Bagaimana kita mau di percaya jika cara berbicara kita kurang menyenangkan, bagaimana orang mau berpartner dengan kita kalau tata bahasa kita tidak bersemangat.

“semangat itu menular”

itu yang saya yakini saat ini, salah satu hal mengapa saya senang sekali dengan orang-orang yang bersemangat adalah karena semangat itu menular, biasanya orang yang bersemangat detak jantungnya lebih kencang, aliran darahnya lebih cepat, fikirannya lebih encer berfikir, nada berbicara lebih bersemangat, kata-katanya positif dan meyakinkan. dan ketika orang yang bersemangat berbicara dengan kita aliran semangatnya PASTI bisa kita rasakan dan jangan kaget jika kita akan bersemangat pula dengan seketika.

Satu hal yang membuat kita semangat :

1. kata-kata

2. bergabung dengan orang yang optimis

ada banyak penelitian yang telah di lakukan bahwa kekuatan kata-kata itu akan berimbas dengan kesuksesan, jadi mulai saat ini HENTIKAN kata-kata anda yang tidak memberdayakan anda

semua kata-kata tidak ada yang salah tidak ada yang benar tapi yang ada hanya kata-kata yang membuat kita menjadi berdaya dengan kata-kata yang membuat kita jadi tidak berdaya, pertanyaannya sekarang apakah anda ingin menjadi orang yang penuh daya ? jika ya, gunakan kata-kata yang bisa membuat anda sukses

apa perbedaan antara kata-kata :

1. Saya Tidak Bisa membeli rumah itu
2. memang saya tidak bisa membeli rumah itu tapi Bagaimana caranya supaya saya bisa membeli rumah itu

perbedaannya antara bumi dan langit, kedua kata-kata itu mengatakan dia tidak punya uang yang cukup tapi yang satu mau berusaha dan yang satu tidak mau berfikir lagi! ada banyak orang yang mengatakan “jangan bermimpi, saya tidak bisa beli barang itu, itukan untuk orang kaya” apa yang terjadi ? otaknya akan berhenti berfikir karena sudah tidak di perintahkan untuk berfikir

beda hal dengan orang yang berkata “memang benar barang itu mahal dan untuk orang kaya tapi bagaimana caranya supaya saya bisa membelinya?” apa yang terjadi ? otaknya dengan cepat akan mencari akal sesuai dengan perintah dan pasti akan memunculkan suatu usaha yang akan membuahkan hasil :-)

jika di suruh menjelaskan lebih detail artikel ini akan menjadi sangaat panjang,

karena ada banyak contoh kata-kata yang bisa membuat kita menjadi orang yang penuh daya, saran saya IKUTILAH seminar Financial Revolution Mr Tung Desem Waringin dan kebetulan saya sudah mendapatkan diskon 50% untuk subscriber Febry Fadly, asyikkan ?

di luar sana harga tiketnya sungguh mahal tapi khusus untuk subscriber febry fadly akan mendapatkan harga 50% di bawah harga sesungguhnya, kemarin saya memohon-mohon itu kepada Team Mr tung dan akhirnya dapat :-)

nanti saya akan kabari jika seminarnya akan berlangsung, selain dari itu pula ada satu hal yang saya suka dari seminar tersebut anda akan di ajarkan cara kaya dengan cepat dan ilmiah, saya sangat suka dengan materinya, saya pribadi sudah mengikuti seminar tersebut 3x :-D (tidak bosan2)

Saya hanya merekomendasikan seminar ini saja kepada anda karena saya sudah mendapatkan hasilnya :-)

salah satunya kemarin saya mendapatkan 1 rumah kost 38 kamar di jual 2,5 M tapi ternyata bank bukopin mau tanggung 3,5 M rumah tersebut, dengan cashflow yang positif untuk membayar cicilannya saya bisa mendapatkan rumah kost itu GRATIS + mendapatkan uang 1 Milyar gratis!

enak bukan ?

itu ilmu dari pak tung desem waringin dan doain ya awal bulan depan saya sudah bisa deal sama pemiliknya..

satu pesan saya “anda akan menyesal jika anda tidak pernah kenal dengan mr tung desem waringin” :-D

catatan: saya tidak dapat komisi akan hal ini, saya hanya merekomendasikan saja karena sudah merasakan manfaatnya :-)

Selasa, 18 Mei 2010

Data Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia mengungkapkan, pada tahun 2004 jumlah penyalah guna narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya atau narkoba di republik ini adalah sebesar 1,5 persen dari populasi, atau sekitar 3,2 juta orang. Sebanyak empat dari 100 pelajar dan mahasiswa adalah penyalah guna narkoba.

Setiap bulannya 2,8 persen dari mereka menyalahgunakan narkoba, dan umumnya lebih dari satu jenis narkoba. Usia termuda pengguna narkoba adalah tujuh tahun, dan rata-rata mereka pertama kali menggunakan narkoba saat berusia 15 tahun, dengan angka terbesar penyalah guna narkoba berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Data tersebut memperlihatkan betapa saat ini lingkungan sekolah telah menjadi salah satu pasar potensial bagi peredaran gelap narkoba. Dan betapa mengerikan ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba ini terhadap kehancuran generasi penerus bangsa Indonesia di masa depan apabila tidak ada penanganan yang serius, efektif, dan konsisten oleh segenap komponen bangsa, baik pemerintah maupun masyarakat.

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba memang telah menjadi sebuah fenomena global yang sangat kompleks dan multidimensional. Dampak buruknya kian merambah ke semua tatanan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. Demikian dahsyat laju perkembangan masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba itu sehingga tidak ada satu daerah pun di negeri ini yang bebas dari permasalahan tersebut.

Untuk itu, sekolah memegang peranan yang krusial dalam menanggulangi permasalahan penyalahgunaan narkoba karena sekolah merupakan tempat berkumpulnya anak-anak muda yang sering dijadikan target sasaran oleh para pengedar gelap narkoba.

Paling efektif

Sekolah tempat anak-anak umumnya berada selama 5-6 jam per hari merupakan lembaga yang mempunyai potensi sangat besar untuk memengaruhi kehidupan anak-anak sehari-hari. Sebagai tempat anak- anak berkumpul dengan kelompok sebaya mereka (peer group), sekolah dapat menjadi suatu ajang pertukaran, pembagian, jual beli, dan perkenalan terhadap penyalahgunaan narkoba yang paling efektif.

Salah satu unsur yang mempunyai peranan penting serta dapat diberdayakan untuk membentengi siswa dan membebaskan sekolah dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba adalah para guru.

Guru, secara psikologis, dalam masa perkembangan remaja, dapat memberikan pengaruh kuat terhadap perubahan dan pembentukan perilaku anak didiknya di lingkungan sekolah. Ia dapat menjadi agen model perubahan perilaku bagi siswa yang telanjur menjadi korban penyalahgunaan narkoba serta motivator penguat perilaku siswa ke arah mencegah dan menghindarkan diri dari pengaruh penyalahgunaan narkoba.

Di sini guru memegang peranan yang sangat penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Salah satunya adalah mengupayakan suatu keadaan yang dapat menguatkan motivasi siswa untuk belajar di sekolah melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan berorientasi atau berpusat pada siswa. Dalam jangka panjang, hal itu akan mendorong tingkah laku yang positif sehingga meminimalisasi dorongan penyalahgunaan narkoba.

Pencegahan adalah upaya membantu individu menghindarkan diri dari memulai atau mencoba menyalahgunakan narkoba (tindakan antisipatif) dengan menjalani cara dan gaya hidup sehat serta mengubah kondisi kehidupan yang membuat individu mudah terjangkit penyalahgunaan narkoba. Sementara penyalahgunaan narkoba itu sendiri adalah penggunaan narkoba bukan untuk tujuan pengobatan, yang menimbulkan perubahan fungsi fisik dan psikis serta ketergantungan, tanpa resep dan pengawasan dokter.

Maka dari itu, pencegahan penyalahgunaan narkoba merupakan bagian penting dari keseluruhan upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati? Dalam arti, upaya pencegahan lebih murah dan lebih hemat biaya daripada upaya lainnya serta lebih mudah dan menyenangkan.

Kewajiban guru

Guru, sebagaimana anggota masyarakat lainnya, dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba mempunyai beberapa kewajiban berikut. Pertama, mengetahui siapa yang menjadi korban, kenapa dan bagaimana itu terjadi, dan di mana kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba itu terjadi.

Kedua, memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayahnya, dalam hal ini lingkungan sekolah. Ketiga, menyosialisasikan adanya peraturan perundang- undangan tentang narkoba disertai ancaman hukuman yang tidak dapat ditawar-tawar lagi dan diberlakukan bagi seluruh rakyat/warga negara Indonesia. Terakhir, melaporkan secara ringkas dan jelas, didukung bukti-bukti otentik, setiap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan memerhatikan hal-hal pokok yang membedakan antara korban, pengedar, dan bandar.

Ringkasnya, para guru diharapkan mampu melaksanakan upaya P4GN tersebut sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai pendidik serta warga negara yang baik (good citizen).

Apabila para guru yang berjumlah sekitar 2,6 juta orang itu bersama- sama dengan lebih dari 200 juta warga masyarakat lainnya di seluruh Indonesia mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba dan berperan aktif dalam upaya mencegahnya semenjak dini, sedari lingkungan komunitasnya masing-masing, diharapkan akan semakin banyak anak bangsa yang terhindar dari barang-barang haram itu.

Pada gilirannya, ancaman adanya the lost generation mudah-mudahan tidak akan terjadi di bumi Nusantara tercinta ini. Jadikan momentum Hari Antinarkoba Internasional 26 Juni 2006 ini sebagai saat yang tepat untuk memulainya. Bukankah lebih baik terlambat berbuat daripada tidak sama sekali?

Selasa, 12 Mei 2009

Peran Guru dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Data Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia mengungkapkan, pada tahun 2004 jumlah penyalah guna narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya atau narkoba di republik ini adalah sebesar 1,5 persen dari populasi, atau sekitar 3,2 juta orang. Sebanyak empat dari 100 pelajar dan mahasiswa adalah penyalah guna narkoba.
Setiap bulannya 2,8 persen dari mereka menyalahgunakan narkoba, dan umumnya lebih dari satu jenis narkoba. Usia termuda pengguna narkoba adalah tujuh tahun, dan rata-rata mereka pertama kali menggunakan narkoba saat berusia 15 tahun, dengan angka terbesar penyalah guna narkoba berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Data tersebut memperlihatkan betapa saat ini lingkungan sekolah telah menjadi salah satu pasar potensial bagi peredaran gelap narkoba. Dan betapa mengerikan ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba ini terhadap kehancuran generasi penerus bangsa Indonesia di masa depan apabila tidak ada penanganan yang serius, efektif, dan konsisten oleh segenap komponen bangsa, baik pemerintah maupun masyarakat.

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba memang telah menjadi sebuah fenomena global yang sangat kompleks dan multidimensional. Dampak buruknya kian merambah ke semua tatanan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. Demikian dahsyat laju perkembangan masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba itu sehingga tidak ada satu daerah pun di negeri ini yang bebas dari permasalahan tersebut.

Untuk itu, sekolah memegang peranan yang krusial dalam menanggulangi permasalahan penyalahgunaan narkoba karena sekolah merupakan tempat berkumpulnya anak-anak muda yang sering dijadikan target sasaran oleh para pengedar gelap narkoba.

Paling efektif

Sekolah tempat anak-anak umumnya berada selama 5-6 jam per hari merupakan lembaga yang mempunyai potensi sangat besar untuk memengaruhi kehidupan anak-anak sehari-hari. Sebagai tempat anak- anak berkumpul dengan kelompok sebaya mereka (peer group), sekolah dapat menjadi suatu ajang pertukaran, pembagian, jual beli, dan perkenalan terhadap penyalahgunaan narkoba yang paling efektif.

Salah satu unsur yang mempunyai peranan penting serta dapat diberdayakan untuk membentengi siswa dan membebaskan sekolah dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba adalah para guru.

Guru, secara psikologis, dalam masa perkembangan remaja, dapat memberikan pengaruh kuat terhadap perubahan dan pembentukan perilaku anak didiknya di lingkungan sekolah. Ia dapat menjadi agen model perubahan perilaku bagi siswa yang telanjur menjadi korban penyalahgunaan narkoba serta motivator penguat perilaku siswa ke arah mencegah dan menghindarkan diri dari pengaruh penyalahgunaan narkoba.

Di sini guru memegang peranan yang sangat penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Salah satunya adalah mengupayakan suatu keadaan yang dapat menguatkan motivasi siswa untuk belajar di sekolah melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan berorientasi atau berpusat pada siswa. Dalam jangka panjang, hal itu akan mendorong tingkah laku yang positif sehingga meminimalisasi dorongan penyalahgunaan narkoba.

Pencegahan adalah upaya membantu individu menghindarkan diri dari memulai atau mencoba menyalahgunakan narkoba (tindakan antisipatif) dengan menjalani cara dan gaya hidup sehat serta mengubah kondisi kehidupan yang membuat individu mudah terjangkit penyalahgunaan narkoba. Sementara penyalahgunaan narkoba itu sendiri adalah penggunaan narkoba bukan untuk tujuan pengobatan, yang menimbulkan perubahan fungsi fisik dan psikis serta ketergantungan, tanpa resep dan pengawasan dokter.

Maka dari itu, pencegahan penyalahgunaan narkoba merupakan bagian penting dari keseluruhan upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati? Dalam arti, upaya pencegahan lebih murah dan lebih hemat biaya daripada upaya lainnya serta lebih mudah dan menyenangkan.

Kewajiban guru

Guru, sebagaimana anggota masyarakat lainnya, dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba mempunyai beberapa kewajiban berikut. Pertama, mengetahui siapa yang menjadi korban, kenapa dan bagaimana itu terjadi, dan di mana kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba itu terjadi.

Kedua, memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayahnya, dalam hal ini lingkungan sekolah. Ketiga, menyosialisasikan adanya peraturan perundang- undangan tentang narkoba disertai ancaman hukuman yang tidak dapat ditawar-tawar lagi dan diberlakukan bagi seluruh rakyat/warga negara Indonesia. Terakhir, melaporkan secara ringkas dan jelas, didukung bukti-bukti otentik, setiap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan memerhatikan hal-hal pokok yang membedakan antara korban, pengedar, dan bandar.

Ringkasnya, para guru diharapkan mampu melaksanakan upaya P4GN tersebut sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai pendidik serta warga negara yang baik (good citizen).

Apabila para guru yang berjumlah sekitar 2,6 juta orang itu bersama- sama dengan lebih dari 200 juta warga masyarakat lainnya di seluruh Indonesia mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba dan berperan aktif dalam upaya mencegahnya semenjak dini, sedari lingkungan komunitasnya masing-masing, diharapkan akan semakin banyak anak bangsa yang terhindar dari barang-barang haram itu.

Pada gilirannya, ancaman adanya the lost generation mudah-mudahan tidak akan terjadi di bumi Nusantara tercinta ini. Jadikan momentum Hari Antinarkoba Internasional 26 Juni 2006 ini sebagai saat yang tepat untuk memulainya. Bukankah lebih baik terlambat berbuat daripada tidak sama sekali?

Minggu, 10 Mei 2009

REMUNERASI DI LINGKUNGAN POLRI DALAM MERAIH QUICK WINS

Pada hari Jumat tanggal 30 Januari 2009 bertempat di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta di hadapan Kapolri dan jajaran Pejabat Mabes Polri Presiden SBY memberikan sambutan dalam peluncuran program quickwins yang diprogramkan oleh Bapak Kapolri. Presiden SBY mendukung upaya kepolisian untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan meresmikan program yang bernama quick wins. Namun karena dianggap terlalu susah, presiden SBY meminta agar dicari nama padanan quick wins dalam bahasa Indonesia.

Dalam sambutannya Presiden SBY mengatakan : “Saya mendukung upaya kepolisian untuk meningkatkan pelayanan yang disebut dengan quick wins. Bahasa Indonesianya kira-kira apa ya..?, yang mudah diketahui oleh masyarakat? Apakah itu program jangka pendek atau program unggulan cari yang bagus,”.

Bahkan, SBY juga meminta Polri untuk mencari ahli bahasa agar program itu mudah diingat oleh masyarakat.“Kalau perlu konsultasi dengan ahli bahasa. Temukan istilah yang cespleng, yang jos, bahasa Indonesia,” imbuh SBY. Presiden SBY menjelaskan, yang dimaksud quick wins yakni polisi harus merespons dengan cepat terhadap tindakan kejahatan dan keluhan masyarakat serta pelayanan terhadap masyarakat. dalam kesempatan ini SBY juga meminta kepolisian untuk lebih transparan terutama dalam penyidikan suatu kasus. ( dilansir dari siarang langsung TV Indosiar pada hari Jumat tanggal 30 Januari 2009 ).

1.Arti harafiah Remunerasi

Remunerasi berdasarkan kamus bahasa Indonesia artinya imbalan atau gaji. Dalam konteks Reformasi birokrasi, pengertian Remunerasi, adalah penataan kembali sistim penggajian yang dikaitkan dengan sistim penilaian kinerja.

2.Latar belakang kebijakan Remunerasi

Remunerasi dilingkungan Polri adalah merupakan bagian yg tidak terpisahkan dari Kebijakan Reformasi birokrasi. Dilatarbelakangi oleh kesadaran sekaligus komitmen pemerintah untuk mewujudkan clean and good governance.

Namun pada tataran pelaksanaannya, Perobahan dan pembaharuan yang dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa tsb tidak mungkin akan dapat dilaksanakan dengan baik (efektif) tanpa kesejahteraan yang layak dari PNS yang mengawakinya. Perobahan dan pembaharuan tsb. dilaksanakan untuk menghapus kesan Pemerintahan yang selama ini dinilai buruk. Antara lain ditandai oleh indikator:

a. Buruknya kualitas pelayanan publik (lambat, tidak ada kepastian aturan/hukum, berbelit belit, arogan, minta dilayani ataufeodal style dsb.)

b. Sarat dengan perilaku KKN (Korupsi, kolusi, nepotisme)

c. Rendahnya kuaiitas disiplin dan etos kerja pegawai negeri.

d. Kuaiitas.manajemen pemerintahan yang tidak produktif, tidak efektif dan tidak efisien.

e. Kualitas pelayanan publik yang tidak akuntabel dan tidak transparan.

3. Maksud dan tujuan kebijakan Remunerasi

Polri adalah bagian dari Pemerintahan. Maka dalam konteks Reformasi birokrasi dilingkungan Polri, upaya untuk menata dan meningkatkan kesejahteraan anggota Polri adalah merupakan kebutuhan yang sangat elementer, mengingat kaitannya yang sangat erat dengan misi perobahan kultur Polri (Reformasi bidang kultural). Sehingga dengan struktur gaji yang baru (nanti), setiap anggota Polri diharapkan akan mempunyai daya tangkal (imunitas) yang maksimal terhadap rayuan atau iming-iming materi (kolusi).

4. Apakah hanya Institusi Polri saja yang melaksanakan Remunerasi ?

Sesuai dengan Undang-undang NO. 17 tahun 2007, tentang Rencana pembangunan Nasional jangka panjang 2005-2025 dan Peraturan Meneg PAN, Nomor : PER/15/M.PAN/7/2008, tentang Pedoman umum Reformasi birokrasi. Kebijakan Remunerasi diperuntukan bagi seluruh Pegawai negeri di seluruh

lembaga Pemerintahan. Yang berdasarkan urgensinya dikelompokan berdasarkan skala prioritas ke dalam tiga kelompok :

a. Prioritas pertama adalah seluruh instansi Rumpun penegak hukum, rumpun pengelola keuangan Negara, rumpun pemeriksa dan pengawas keuangan Negara serta lembaga penertiban aparatur Negara.

b. Prioritas kedua adalah kementrian/lembaga yg terkait dg kegiatan ekonomi, system produksi, sumber penghasil penerimaan Negara dan unit organisasi yang melayani masyarakat secara langsung termasuk Pemda.

c. Prioritas ketiga adalah seluruh kementrian/lembaga yg tidak termasuk prioritas pertama dan kedua.

5. Landasan hukum Kebijakan Remunerasi.

a. UU No 28/1999 tentang penyelenggaraan negara yg bersih dan bebas dari KKN.

b. UU No.43/1999 tentang perubahan atas UU No.8/1974 tentang pokok-pokok kepegawaian. Yang salah satu substansinya menyatakan bahwa Setiap pegawai negeri berhak memperoleh gaji yang adil & layak sesuai dengan beban pekerjaan & tanggung jawahnya. ( Psl 7, UU No.43/1999)

c. Undang-undang No. 17 tahun 2007, tentang Rencana pembangunan Nasional jangka panjang 2005-2025. Khususnya pada Bab IV butir 1.2, huruf E. Yang menyatakan bahwa : u Pembangunan aparatur Negara dilakukan melalui Reformasi birokrasi untuk meningkatkan profesionalisme aparatur Negara dan tata pemerintahan yanq baik. Di pusat maupun di daerah, agar mampu mendukung keberhasilan pembangunan dibidang bidang lainnya. “.

d. Perpres No.7/2005, tentang Rencana pembangunan jangka menengah Nasional.

e. Konvensi ILO No. 100;, Diratifikasi pd th 1999, bunyinya ‘Equal remuneration for jobs of equal value’ (Pekerjaan yg sama nilai atau bobotnya harus mendapat imbalan yg sama)

6. Mengapa Remunerasi bermakna sangat strategis terhadap suksesnya Reformasi Polri. ?

Remunerasi bermakna sangat strategis terhadap suksesnya Reformas Polri, mengingat dampak paling signifikan terhadap kinerja lembaga akan sanga ditentukan oleh perobahan kultur Polri didalam melaksanakan tugas Pokoknya Sedangkan keberhasilan merobah kultur akan tsb. Akan sangat ditentukan oleh tingkat kesejahteraan anggotanya.

Namun tanpa iming-iming Remunerasi, sesungguhnya Reformasi birokrasi dilingkungan Polri sudah dilaksanakan sejak tahun 2002 yang lalu. Yaitu dengan mencanangkan dan melaksanakan beberapa perobahan dan pembaharuan dibidang Instrumental, bidang struktural dan bidang kultural. Bahkan pada pertengahan tahun 2008 (pasca pergantian Pimpinan Polri) upaya * untuk mewujudkan out come daripada reformasi Polri tsb, lebih dipacu lagi dengan dikeluarkan dan diimplementasikannya kebijakan Akselerasi transformasi Polri. Yang sasarannya meliputi 27 program

7. Pentahapannya

Pentahapan Remunerasi dari awal kegiatan (pengumpulan data) sampai dengan tahap legislasi (penerbitan undang-undang) adalah :

a. Pengumpulan data informasi jabatan

b. Analisa jabatan

c. Evaluasi jabatan dan Pembobotan

d. Grading atau penyusunan struktur gaji baru.

e. Job pricing atau penentuan harga jabatan

f. Pengusulan peringkat dan harga jabatan kepada Presiden (oleh Meneg PAN)

8. Prinsip dasar kebijakan Remunerasi

Prinsip dasar kebijakan Remunerasi adalah adil dan proporsional. Artinya kalau kebijakan masa laiu menerapkan pola sama rata (generalisir), sehingga dikenal adanya istilan PGPS (pinter goblok penghasilan sama). Maka dengan kebijakan Remunerasi, besar penghasilan (reward) yang diterima oleh seorang pejabat akan sangat ditentukan oleh bobot dan harga jabatan yang disandangnya.

9. Kapolda yang diharapkan, dalam memanfaatkan momentum Remunerasi .

Pertama harus disadari bahwa sejalan dengan perkembangan demokrasi dan kesadaran hukum masyarakat yang semakin matang, maka tuntuttan masyarakat untuk dilayani, dilindungi dan disejahterakan oleh Pemerintah sebagai representasi negara juga semakin meningkat. Termasuk tekanan dan tuntuttannya terhadap perobahan kinerja Polri. Oleh sebab itu Polri harus segera menyesuaikan diri dengan tuntuttan perobahan tsb. Oleh karena jika tidak responsif dan tidak adaptif dengan perobahan tsb niscaya Polri akan kehilangan legitimasinya dimata masyarakat, Polri akan ditinggalkan masyarakatnya dalam arti masyarakat mungkin akan meminta jasa perlindungan dan pelayanan kepada Instansi lain yang justru menjadi kornpetitor Polri. Polri akan menjadi hujatan dan cemoohan masyarakat bahkan mungkin juga tugas pokok dan kewenangan Polri sedikit demi sedikit akan dipreteli atau dilimpahkan kepada Instansi lain.

Oleh sebab itu Momentum Remunerasi harus dijadikan sebagai media atau momentum dengan sebaik-baiknya oleh para Kapolda dalam memotivasi anggotanya merobah kultur dan peningkatan profesionalisme nya. Kebijakan masa lalu sebelum Reformasi mungkin saja dimata anggota, Pimpinan tahunya hanya menuntut perobahan dan peningkatan kinerja tanpa ada imbalan apapun. Tapi kali ini mereka sudah jelas akan diberi imbalan dengan peningkatan kesejahteraan baik berupa tunjangan kinerja dan atau kenaikan gaji.

10. Perobahan dan peningkatan kinerja Polri dalam melaksanakan tugas Penegakkan hukum, Pengayoman, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakatnya, harus diawali dengan perobahan kultur anggotanya. Yang diawali dengan pemberian keteladanan, dorongan serta kontrol oleh para Perwiranya.

TUJUAN DAN SASARAN

TUJUAN : MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DAN KECINTAAN PUBLIK ( MASYARAKAT ) KEPADA INSTITUSI ( POLRI ) DALAM WAKTU CEPAT.

SASARAN: MERUBAH POLA PIKIR DAN BUDAYA KERJA SERTA MANAJEMEN POLRI.

STRATEGI IMPLEMENTASI

* MENGGUNAKAN PENDEKATAN PRAGMATIS.

* QUICK WINS DILAKSANAKAN OLEH PARA PEJABAT PENGAMBIL KEPUTUSAN DI TINGKAT PUSAT SAMPAI DENGAN KASATWIL DAN PARA PELAKSANA DI LAPANGAN.

* ADANYA KOMITMEN SELURUH PEJABAT / ANGGOTA POLRI.

* SOSIALISASI INTERNAL DAN EXTERNAL.

BENTUK BENTUK QUICK RESPON PADA FUNGSI LAIN

Quick Respons

* Bidang Samapta :

. Kecepatan datang di TKP ( TPTKP ).

. Kecepatan memberikan Bantuan / Pertolongan.

* Bidang Reserse :

. Kecepatan datang di TKP ( olah TKP / identifikasi, Labfor ).

. Cepat dan tepat dalam pelayanan Penerimaan Laporan Polisi ( saksi di BAP ).

. Kecepatan Proses penyidikan tindak pidana.

* Bidang Lalu Lintas :

. Kecepatan datang ke TKP Laka Lantas.

. Kecepatan memberikan bantuan / pertolongan.

. Kecepatan penjagaan dan pengaturan Lalu Lintas.

* Bidang Intelkam :

. Kecepatan pembuatan dan distribusi Produk Intelkam ( Lap Intel, SKCK, SKLD, Kitas, dll )>

* Bidang Manajemen / Administrasi :

. Kecepatan pendistribusian surat komplain dari masyarakat.

. Kecepatan pendistribusan logistik untuk dukopsnal ( BBM, harwat, dll ) dan kebutuhan anggota ( kaporlap ).

. Kecepatan pendistribusian logistik anggaran ( opsnal dan gaji anggota ).

. Pelaksanaan pengawasan terhadap kegiatan oprasional maupun pembinaan.

TRANPARANSI

BIDANG PENEGAKAN HUKUM

* Penerimaan / pembuatan Laporan Polisi ( LP ) di SPK.

* Pendistribusian LP kepada Penyidik.

* Penyampaian Surat Panggilan.

* Proses pemeriksaan dan penindakan untuk penyidikan.

* Pembuatan dan penyampaian SP2HP kepada pelapor sesuai tahapan proses penyidikan sejak penilaian laporan sampai dengan penyerahan berkas perkara / SP3

* Pemberkasan perkara dalam bentuk BAP.

* Penyerahan berkas perkara ke JPU.


TRANPARANSI

BIDANG PELAYANAN LALU LINTAS

* Proses Pembuatan SIM

. Pelayanan Pendaftaran di Loket, Proses Ujian Teori, Proses Ujian Praktek, Proses Pemeriksaan Kesehatan.

* Proses Penerbitan STNK

. Pelayanan door to door, Banking System, Drive Thru

* Proses Penerbitan BPKB

. Rasionalisasi Pendaftaran Kendaraan Bermotor.

* Penanganan pelanggaran Lalu Lintas.

* Penanganan Kecelakaan LaLu lintas.

* Penjagaan dan Pengaturan Lalu Lintas.

TRANPARANSI

Bidang rekrutmen Anggota Polri

* Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri ( AKPOL, PPSS, BINTARA ).

* Transparansi dalam pendaftaran

* Transparansi dalam Pelaksanaan Ujian ( Kesehatan, Kesamaptaan, Psikotes, Akademis ).

* Pembobotan hasil Ujian

* Transparansi Pengumuman hasil seleksi.

ALASAN PEMILIHAN PROGRAM

Dari uraian diatas akan dipilih program unggulan berdasarkan hal hal tersebut :

* Merupakan Produk utama Polri.

* Mempunyain daya ungkit yang kuat ( Key Leverage ).

* Bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

* Bisa direalisasikan dan dan diukur hasilnya dalam waktu 3 12 bulan.

PROGRAM UNGGULAN YANG DIPILIH

* Quick Respons Patroli Samapta.

* Transparansi Penerbitan SIM, STNK, dan BPKB.

* Transparansi Penyidikan TP Melalui Peberian SP2HP.

* Transparansi Rekrutmen Anggota Polri ( AKPOL, PPSS, dan BINTARA ).

MAKSUD DAN TUJUAN PROGRAM YANG DIPILIH

Quick Respon Patroli Samapta.

Program ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas Polisi umum dalam kecepatan dan ketepatan mendatangi TKP dan memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang membutuhkan melalui kegiatan patroli samapta dan pos mobile sehingga terbangun interaksi positif antara Polri dengan masyarakat.

Transparansi penerbitan SIM, STNK, dan BPKB.

Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui penerbitan SIM, STNK, dan BPKB yang berlandaskan asas transparan, akuntabel, kepastian waktu, akurasi, keamanan, tanggung jawab, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, kedisiplinan, kesopanan dan keramahan serta kenyamanan.

Transparansi penyidikan melalui pemberian SP2HP.

Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan prima dalam proses penyidikan tindak pidana melalu pemberian SP2HP sejak tahap penerimaan penilaian laporan, terhap penyidikan, tahap penindakan dan pemeriksaan serta tahap penyelesaian dan penyerahan berkas perkara, dilaksanakan secara cepat, tepat dan transparan dan akuntabel.

Transparansi rekrutmen anggota Polri ( AKPOL, PPSS, dan Bintara )

Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalu kegiatan rekrutmen anggota Polri yang dilaksanakan secara bersih ( tanpa KKN dan SUAP ), transparan, ( terbuka melalui pengawasan internal dan external ), akuntabel ( dapat dipertanggung jawabkan ) dan humanis ( memperlakukan peserta seleksi secara manusiawi ).